Begini Dukungan Telkomsel Terhadap Percepatan Memungut Literasi Digital di Indonesia

Begini Dukungan Telkomsel Terhadap Percepatan Memungut Literasi Digital di Indonesia
Read Time:2 Minute, 41 Second

Jum’at, 17 Juli 2020 • 13: 17

Telkomsel jadi leading digital telco company berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam menyelenggarakan proses pembelajaran di bermacam-macam tingkat pendidikan secara digital jadi bentuk adaptasi terhadap kenormalan perdana. Komitmen tersebut kini diwujudkan secara mengumumkan kolaborasi antara Telkomsel Enterprise dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Agung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Ditjen Dikti Kemendikbud RI) untuk menghadirkan program Bantuan Kuota Terjangkau bagi perguruan tinggi. Persekutuan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan secara virtual melalui CloudX pada Jumat, 17 Juli 2020.

SVP Enterprise Telkomsel Dharma Simorangkir mengatakan, “Kami menyambut baik kolaborasi Ditjen Dikti Kemendikbud. Sebelumnya, Telkomsel telah menjalankan agenda Bantuan Kuota Terjangkau untuk bervariasi tingkatan institusi pendidikan islam di seluruh Indonesia dengan berkolaborasi bersama Kementerian Agama. Perluasan inisiatif itu diharapkan mampu membantu sektor pendidikan di Indonesia dan seluruh pribadi di dalamnya untuk beradaptasi dan melewati masa-masa sulit seperti sekarang ini dengan membangun literasi digital melalui pembelajaran virtual secara bulat dan berkelanjutan. ”

Direktur Jenderal Dikti Kementerian Pendidikan & Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Ir. Nizam, M. Sc., DIC, Ph. D  mengatakan, “Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan sangat menyambut baik pengesahan MoU antara Ditjen Dikti secara Telkomsel terkait Penyediaan Paket Internet Terjangkau bagi perguruan tinggi. Biaya paket internet merupakan salah mulia hal yang menjadi tantangan di dalam pelaksanaan pembelajaran daring, hal ini terutama dirasakan oleh mahasiswa tidak mampu dan sekolah tinggi yang mempunyai alokasi dana terbatas. Penyediaan bagian kuota internet dan pulsa dengan hemat dan terjangkau bagi seluruh civitas akademika di Perguruan Tinggi, seperti mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan agar mendukung penyelenggaraan pembelajaran secara daring di masa pandemi Covid-19 menjadi salah satu program preferensi Ditjen Dikti. ”

Melalui kolaborasi Telkomsel bersama Kemendikbud RI ini, Telkomsel menghadirkan paket khusus yaitu paket kuota internet dan kuota CloudX bagi pengajar, tenaga pendidik, dan karyawan mengikuti para mahasiswa. Paket data itu berisi besaran kuota hingga 50 GB dengan harga mulai sejak Rp40. 000 yang dapat diaktifkan melalui aplikasi MyTelkomsel atau secara menghubungi menu akses (UMB) *168#.

Program Bantuan Kuota Terjangkau untuk perguruan mulia ini akan berlangsung sejak 17 Juli 2020 hingga 31 Agustus 2021 dan ditargetkan untuk dapat menjangkau sekitar 4. 760 perguruan tinggi di berbagai daerah pada Tanah Air. Bagi pengurus madrasah tinggi yang ingin mendapatkan laba dari program Bantuan Kuota Terjangkau ini untuk para mahasiswa, pendidik, tenaga pendidik, dan karyawan dengan berada di lingkungannya, dapat mengakses informasi lebih lanjut dan mengajukan pendaftaran melalui http://tsel.me/TselEdu.

“Telkomsel berniat solusi Bantuan Kuota Terjangkau bisa memberikan dampak positif yang jelas bagi seluruh elemen di perguruan tinggi di seluruh penjuru negeri untuk senantiasa terhubung dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara virtual. Telkomsel pun mengajak pemangku keinginan lainnya untuk bersama-sama memperkuat cara kolaboratif ini sebagai bagian sejak cara perusahaan dalam memaknai piawai ke-25 dengan terus bergerak lulus bersama Indonesia. Semoga, kita seluruh bisa bersama-sama beradaptasi dengan kenormalan baru ini dengan baik, ” tutup Dharma.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah melakukan kolaborasi bersama dengan Kementerian Agama untuk menghadirkan program Bantuan Kuota Terjangkau ada bagi berbagai tingkatan adat pendidikan islam di seluruh Indonesia. Bantuan tersebut kini sudah tersedia bagi lebih dari 80 seperseribu madrasah dan madrasah sederajat TK sampai SMA, 58 Perguruan Agung Keagamaan Islam Negeri dan sekitar 800 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di seluruh Indonesia.

0 0
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleppy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %