XL Axiata Perkuat Jaringan di Pungutan Balikpapan – Samarinda

XL Axiata Perkuat Jaringan di Pungutan Balikpapan – Samarinda
0 0
Read Time:3 Minute, 12 Second

Jum’at, 03 Juli 2020 • 18: 13

XL Axiata terus memperkuat infrastruktur jaringan telekomunikasi pada Kalimantan Timur. Salah satu rencana yang kini terus dikebut ialah memperkuat jaringan telekomunikasi dan data di sepanjang jalan Tol Balikpapan – Samarinda (Tol Balsam) yang telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada tanggal 17 Desember 2019 lalu. Sebanyak lebih dari 190 BTS XL Axiata telah beroperasi melayani pengguna tol pertama di Kalimantan sepanjang 99, 35 km tersebut.

Plt Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, “Sejak pemerintah RI formal menetapkan calon ibukota negara dengan baru akan berada di Kalimantan Timur, kami fokus mempersiapkan infrastruktur dan ekosistem jaringan telekomunikasi di wilayah Kalimantan Timur. Keberadaan Tol Balsam ini tentunya akan benar vital bagi mobilitas masyarakat Kalimantan Timur saat ini dan ke depan, apalagi saat nanti pembangunan ibukota negara yang baru dalam wilayah Penajam Paser Utara telah mulai dikerjakan. Karena itu, kami terus melakukan pembangunan jaringan pada sepanjang Tol Balsam agar nanti bisa secara maksimal memenuhi kebutuhan pelanggan di sana. ”

Saat ini, pemakai jalan Tol Balsam sudah mampu menikmati layanan XL Axiata yang didukung lebih dari 190 BTS termasuk lebih dari 80 BTS di antaranya adalah BTS 4G LTE. Menurut I Gede Darmayusa, pendirian jaringan masih akan terus dikerjakan seiring dengan kebutuhan pelanggan dengan menggunakan jalan bebas hambatan tersebut, serta masyarakat yang bermukim di sekitarnya.

Sementara itu, jaringan data XL Axiata sudah tersedia di sembilan kota/kabupaten dalam Kalimantan Timur, dengan dukungan mutlak lebih dari 2. 200 BTS, termasuk lebih dari 890 BTS merupakan BTS 4G LTE. Kota/kabupaten yang sudah terlayani jaringan Bukti XL Axiata, antara lain pada Kalimantan Timur meliputi Balikpapan, Samarinda, Bontang, Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Paser serta Penajam Paser Utara. Selain itu, XL Axiata juga siap membuat infrastruktur jaringan telekomunikasi sesuai secara rencana pemerintah yang akan membikin jalan tol baru terusan dibanding Samarinda-Bontang sepanjang 60 km dengan nantinya akan menghubungkan wilayah ibukota negara baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara mengikuti juga akan terkoneksi dengan tiang Tol Balsam.

 

Fiberisasi jaringan Kalimantan

XL Axiata juga tengah terus-menerus melaksanakan proyek fiberisasi di semesta Kalimantan. Hingga saat ini jaringan fiber optik sudah mencapai bertambah dari 5. 000 km serta mencakup 212 BTS. Sementara itu, hingga akhir tahun 2020 XL Axiata menargetkan penambahan jaringan serat optik sepanjang sekitar 4. 500 km yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) melalui jalur serat, termasuk sekaligus melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber.

Program fiberisasi jaringan juga merupakan salah satu langkah dalam mempersiapkan jaringan 5G XL Axiata di periode mendatang. Sebagai teknologi jaringan tercanggih di masa ini, 5G siap menghadirkan kecepatan data yang agung, jumlah pemakai yang lebih banyak, dan delay atau latency dengan rendah. Pemanfaatannya pun dipercaya dapat mendorong berbagai sektor ekonomi dalam Indonesia untuk bergerak lebih cepat. Keunggulan teknologi ini hanya mampu didapatkan jika site atau BTS terkoneksi dengan fiber.

Sebagian layanan XL Axiata pada Kalimantan juga didukung oleh jaringan yang dibangun dengan skema Umum Service Obligation (USO). Di daerah Kalimantan, total ada 66 BTS USO, masing-masing di Ketapang 11 BTS, Bengkayang 4 BTS, Landak 3 BTS, Kayong Utara 1 BTS, Sambas 2 BTS dan di Sanggau 8 BTS, Tabalong 7 BTS, Kapuas Hulu 3 BTS, Melawi 3 BTS, Seruyan 2 BTS dan Sintang 22 BTS.

Jumlah pelanggan di Kalimantan pada kuartal mula-mula 2020, tercatat lebih dari satu, 3 juta pelanggan, dengan lebih dari 99% merupakan pelanggan bahan aktif. Jumlah tersebut meningkat sekitar 25% dari periode yang sesuai tahun lalu. Jumlah pelanggan bahan di Kalimantan ini diprediksi bakal terus meningkat seiring dengan meluasnya jaringan 4G LTE XL Axiata, ditambah dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat yang berada di area perkotaan ataupun pedesaan untuk menggunakan layanan data guna mendukung aktifitas kesehariannya.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleppy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %