UMG Idealab Dukung Perkembangan Kecerdasan Keluaran di Indonesia Melalui AICI

UMG Idealab Dukung Perkembangan Kecerdasan Keluaran di Indonesia Melalui AICI
0 0
Read Time:2 Minute, 38 Second

Kamis, 21 Mei 2020 • 18: 53

UMG Idealab, perusahaan besutan inovator teknologi Kiwi Aliwarga terus berkontribusi pada pabrik 4. 0 Tanah Air walaupun di tengah pandemi. Memasuki kuartal II 2020, UMG Idelab fokus pada perkembangan kecerdasan buatan atau AI. Hal ini ditunjukkan mencuaikan finalisasi program belajar AICI (Artificial Intelligent Center Indonesia) dan peluncuran Widya Wicara Prima, speaker arif berbahasa Indonesia karya anak bani.

Setelah resmi menarik Fakultas MIPA UI untuk perluasan AICI pada September 2019 morat-marit, saat ini UMG Idealab sedang merampungkan modul kurikulum dan finalisasi perekrutan tutor bidang Teknologi Keterangan dan Komunikasi. Untuk menarik selera mengikuti kelas pelatihan AI, sosialisasi giat dilakukan kepada sekolah dan asosiasi guru negeri dan preman di Kota Depok. Kegiatan ini turut menggaet Dinas Pendidikan Tanah air Depok selama periode September 2019 – Februari 2020.

Berlokasi di Fakultas MIPA Universitas Indonesia, pusat belajar & laboratorium AICI berfokus pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada umum dalam bidang AI. Laboratorium itu dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan penelitian oleh dosen dan mahasiswa. Tak hanya itu, lab ini juga akan diperkenalkan ke siswa SD, SMP, dan SMA.

Melansir keterangan Departemen Riset & Teknologi/ Badan Penelitian dan Inovasi Nasional (Kemenristek/ BRIN), saat ini Pemerintah tengah membereskan Strategi Nasional Pengembangan AI. Dalam dalamnya, berisi roadmap penggunaan AI di sektor lain dalam lima tahun ke depan. Beberapa zona prioritas dalam penerapan AI merupakan layanan publik, pendidikan, kesehatan, sasaran dan biotek, finansial, pertahanan, dan pariwisata. Sementara, sektor yang sudah menerapkan AI saat ini ialah pajak dan keuangan. Hal tersebut menunjukkan kebutuhan AI di Indonesia akan semakin bertambah di zaman mendatang.

“AICI berkomitmen penuh untuk edukasi AI. Aku meyakini bahwa ke depannya seluruh kegiatan manusia akan berhubungan secara AI. Apalagi, AI merupakan lengah satu teknologi utama yang hendak mendukung implementasi Industri 4. 0. Namun, di Indonesia belum masif diajarkan padahal kebutuhan sudah dalam depan mata. Maka dari itu pengetahuan dasar tentang AI menetapkan diperkenalkan sejak dini, tidak hanya ada di tingkat kuliah, ” ujar Founder UMG Idealab Kiwi Aliwarga.  

Rencananya, AICI akan membuka bagian perdana di bulan Juni 2020. Namun, Kiwi tak menampik adanya pandemi Covid-19 mempengaruhi timeline kesibukan mengajar. Meski demikian, ia menjelaskan kemungkinan diadakannya kelas online mencuaikan pendaftaran di website AICI http://aici-umg.com. 

Bersamaan dengan finalisasi program AICI, UMG Idealab menguatkan kembali fokusnya melalui peresmian speaker pintar seri Widya Wicara Prima. Widya Wicara yang termasuk di dalam startup ecosystem UMG Idealab diluncurkan 12 Mei lalu melalui peluncuran daring. Smart speaker berbahasa Indonesia karya anak bangsa ini dilengkapi dengan teknologi AI dan Neutral Language Processing (NLP).

Saat ini, smart speaker dianggap sebagai penunjang gaya hidup & angka peminatnya pun terus menemui peningkatan. Berdasarkan data dari lembaga riset Statista, secara global pengguna aktif asisten virtual yang juga terdapat pada produk smart speaker, tahun 2015 sebanyak 544, 1 juta dan di tahun 2020 diprediksi mencapai 2, 2 milyar.

“Di tengah situasi pandemi saat ini yang mengharuskan kita untuk tetap #DiRumahAja, Widya Wicara Prima diharapkan mampu menjadi sahabat masyarakat Indonesia. Sebagai smart speaker orang Indonesia yang dilengkapi dengan teknologi canggih AI & NLP, tentu akan menumbuhkan kemangkakan tersendiri bagi masyarakat yang memakainya. Juga, sudah saatnya karya bujang bangsa berjaya di negeri tunggal, ” tutup Kiwi.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleppy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %